KALENDER
Event hari ini :
Tidak ada event hari ini..
POLLING

Bidang apa yang perlu menjadi prioritas utama pembangunan dalam 5 tahun kedepan?

 Ekonomi

 Infrastruktur

 Pendidikan

 Kesehatan

     

Konten Bappeda
Profil Daerah

 

Kota Padang sebagai Ibukota Propinsi Sumatera Barat merupakan salah satu kota terkemuka di pesisir barat pulau Sumatera. Perkembangan Kota Padang sangat dipengaruhi berbagai kebijakan pemerintah, baik dalam skala regional, nasional maupun daerah lainnya di Sumatera Barat serta tidak terlepas Kota Padang sendiri. Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional telah ditetapkan bahwa Kota Padang, akan berperan sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Berdasarkan kenyataan tersebut dan didorong oleh karakteristik masyarakatnya yang religius, maka ditetapkan Visi Kota Padang dalam satu ungkapan: Menuju Padang Metropolitan yang religius, aman dan sejahtera.

 

Berdasarkan hal tersebut membawa konsekwensi bahwa Kota Padang didorong untuk menjadi kota modern dan berdaya saing tinggi dan mampu menyediakan infrastruktur kota yang lebih baik lagi bagi penduduknya dan masyarakat yang datang ke Kota Padang. Dalam mewujudkan harapan tersebut tentunya diperlukan dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak terutama investor, dunia usaha, akademisi, peneliti dan pihak-pihak terkait lainnya.

 

Kota Padang merupakan ibukota Propinsi Sumatera Barat yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatera. Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional telah ditetapkan bahwa Kota Padang akan berperan sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Berdasarkan PP No 17 tahun 1980 luas wilayah Kota Padang adalah 694,96 Km2  atau 1,65 % dari luas Propinsi Sumatera Barat. Menurut Perda No. 10 Tahun 2005 tentang luas Kota Padang bertambah menjadi 1.414,96 km2, karena adanya penambahan  wilayah lautan / perairan seluas 720,00 km2. Secara geografis, kota Padang  berada di antara 0° 44’ 00” dan 1° 08’ 35” Lintang Selatan serta antara 100° 05’ 05” dan 100° 34’ 09” Bujur Timur.  Dari sisi administrasi, Kota Padang terdiri dari 11 kecamatan dan 104 kelurahan.

 

Pada awalnya luas Kota Padang adalah 33 Km2, yang terdiri dari 3 Kecamatan dan 13 buah Kampung, yaitu Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan dan Padang Timur. Dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tanggal 21 Maret 1980 wilayah Kota Padang menjadi 694,96 Km2, yang terdiri dari 11 Kecamatan dan 193 Kelurahan. Dengan dicanangkannya pelaksanaan otonomi daerah sejak Tanggal 1 Januari 2001, maka wilayah administratif Kota Padang dibagi dalam 11 Kecamatan dan 103 Kelurahan. Dengan Keluarnya Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Pembentukan organisasi Kelurahan Maka jumlah Kelurahan di Kota Padang menjadi 104 Kelurahan.

 

Batas-batas wilayah Kota Padang adalah sebagai berikut :

 

Sebelah Utara : Kabupaten Padang Pariaman
Sebelah Selatan    . :   . Kabupaten Pesisir Selatan
Sebelah Timur : Kabupaten Solok
Sebelah Barat : Samudera Hindia

 

Kota Padang yang membujur dari Utara ke Selatan memiliki pantai sepanjang 68,126 km dan deretan Bukit Barisan. Perpaduan kedua letak tersebut menjadikan  Kota Padang memiliki alam yang sangat indah dan menarik.

 

Di samping memiliki wilayah daratan, Kota Padang juga memiliki wilayah perairan yang dihiasi oleh 19 pulau-pulau kecil yang masuk dalam wilayah administrasi Kota Padang.  Kesembilan belas pulau tersebut tersebar pada beberapa Kecamatan di Kota Padang.

 

Dari 19 buah pulau-pulau kecil tersebut, 2  pulau telah dikelola dengan baik untuk pariwisata yakni Pulau Sikuai dan Pulau Pasumpahan.  Adapun nama dan lokasi 19  pulau tersebut  dapat dilihat pada Tabel 1.1 berikut.